JANGAN MAU KALAH DENGAN ANAK TK (TAMAN KANAK-KANAK)

Ramli SDGs 2019

Oleh : Ramli A. Bidullah

(Dosen Promosi Kesehatan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tompotika Luwuk Banggai)

Beberapa waktu lalu saya ada keperluan di pelabuhan Rakyat Luwuk, saat itu saya bertemu dengan seorang teman dan kami bercerita lepas. Setelah beberapa saat kami bercerita sayapun pamit untuk melanjutkan keperluan. Sebelum saya meninggalkan, dia sempat melihat saya membawa Tumbler (botol Air) di Tas saya. Tiba-tiba dia bertanya

“kenapa bawa-bawa botol Air Minum?.. Kayak Anak TK (Taman Kanak-Kanak) saja, sambungnya…

Sambil berlalu saya senyum senyum saja, setelah menyelesaikan urusan di Pelabuhan saya balik ke Kampus. Dalam perjalan saya terpikir perkataan teman saya tadi tentang botol air minum itu. Ada kalimat yang menarik yakni “Kayak Anak TK Saja”.. saya berfikir mungkin teman saya ini bukan tidak pernah dengar Slogan “Banggai No Plastic” tapi mungkin belum banyak informasi tentang apa manfaat membawa Botol minum sendiri ketimbang menggunakan Botol air minum Plastik sekali Pakai.

Memang fenomena membawa botol minuman sendiri sering kita lihat pada Anak TK yang dipasangkan dengan “Rantang” makanan bekal yang disiapkan oleh orang Tuanya, atau bahkan kita mengalami sendiri saat kita kecil dulu saat duduk di bangku TK kita melakukan hal tersebut, bagi orang tua sangat punya pengalaman ketika menyiapkan bekal Anaknya yang hendak ke Sekolah pasti menyiapkan pula air minum yang disiapkan dalam Botol minuman, bahkan perilaku ini telah menjadi kebiasaan, namun kebiasaan harus dilengkapi dengan pengetahuan yang baik tentang manfaat lebih khususnya dalam menjaga Lingkungan agar tetap bersih dan sehat. Perilaku membekali Botol minimal Air dari Rumah pada Anak TK harus menjadi kebiasaan Baik bahkan hingga dia dewasa nanti. Peran pengetahuan seseorang tentang suatu hal sangatlah berpengaruh teradap Perilakunya, karena perilaku atau tindakan yang baik diawali dengan pengetahuan yang baik pula begitu juga sebaliknya, pengetahuan yang kurang memadai akan berpengaruh terhadap kualitas perilaku seseorang.

Oleh karena itu, perilaku positif yang telah menjadi kebiasaan positif sebaiknya dilengkapi dengan pengetahuan yang lebih tentang manfaat kebiasaan tersebut dalam kehidupan kita dan lingkungan terlebih urusan kesehatan. Kebiasaan Anak TK yang membawa Botol Air Minum sendiri dari Rumah menjadi MODAL yang telah ditanamkan sejak Dini tentang bagaimana meminimalisir/mengurangi/Mereduksi sampah, yang saat ini banyak didominasi oleh sampah Plastik tentu kita semua telah mengetahui tentang sulitnya sampah-sampah jenis ini untuk terurai, Sehingga setelah mereka tumbuh menjadi remaja dan Dewasa telah berbekal salah satu mental baik yakni menjaga Lingkungan dengan mengurangi penggunaan Plastik Sekali pakai. Lalu bagaimana dengan kita? Remaja, orang Dewasa, orang Tua, tentu belum terlambat dalam merubah perilaku kita untuk menjaga lingkungan sekitar kita dengan mengubah perilaku-perilaku kita yang dapat merusak lingkungan seperti buang sampah sembarangan, memakai plastik sekali pakai dan perilaku-perilaku lainnya yang dapat merusak lingkungan menjadi perilaku-perilaku yang peduli akan kesehatan Lingkungan seperti membawa Botol Minum Sendiri (TUMBLER). Ayo kita Orang Dewasa JANGAN MAU KALAH DENGAN ANAK TK (Taman Kanak-Kanak).

THI’S MIND

…TERIMA KASIH, SEMOGA BERMANFAAT…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *